SWING YOUR UP

SWIFT SPORT 1.6 L

CITY CAR NO 1

SUZUKI SPLASH GEN 2

LINCAH DAN BERTENAGA

MESIN M SERIES

SWIFT SPORT

RACING PERFORMANCE

January 13, 2020

Berapa Liter Oli Mesin Suzuki Carry 1000


Suzuki Carry si "Tampan dan Nyaman" pada jamannya.
Mesin 1000cc 4 silinder yang irit bensin membuat Suzuki Carry gak mudah untuk dilupakan, ayokkkk... kita bahas perawatan berkala terkusus untuk oli mesin Real Van yang satu ini :
  1. Kapasitas Oli Mesin (Penggantian rutin)
    Menurut dokumentasi dari Suzuki Jepang, Kapasitas oli Carry 1000 sebanyak 3,5 Liter. Rata-rata di bengkel resmi sih dikasih 4 Liter. Jadi boleh-boleh aja diisi 3,5 - 4 liter Oli. Ingat, jumlah diatas bukan saat mesin Over Houl/turun mesin !!! tapi untuk perawatan berkala biasa ya.
  2. Spesifikasi Oli
    Oli rekomendasi dari pabrikan : SAE 10W-40 API Service SL
  3. Merk Standar Pabrikan
    SGO(Suzuki Genuine Oil)
  4. Waktu Penggantian
    Setiap 5000 Km atau setiap 3 bulan, mana yang tercapai terlebih dahulu. Kalau mobil jarang di pakai gimana mas? saya sarankan tetap diganti setiap 3 bulan sekali, karena kandungan air dalam oli biasanya sudah lumayan banyak, bisa merusak mesin harus diganti.
Sekian dulu artikelnya, semoga membantu. (FB: Teknisi Mobil Suzuk)

January 13, 2020

Kapasitas Oli Mesin Suzuki Katana SJ410


Suzuki Katana SJ410 "Yang Keren, Yang Romantis", iklan Katana jaman dulu

Ngomong-ngomong soal kapasitas oli mesin Katana SJ410(1000cc 4 silinder), gak komplit kalau gak bahas sekalian sama spek olinya, waktu perawatan dan produk oli standar dari Suzuki... wes pokoke tinggal bongkar baut oli mesinnya, di tap sampai kering... baru tuangkan olinya sesuai rekomendasi pabrikan. Ayokkkk.... gak pakai lama :
  1. Kapasitas Oli Mesin (Penggantian rutin)
    Menurut dokumentasi dari Suzuki Jepang, Kapasitas olinya sebanyak 3,5 Liter. Tapi rata-rata di bengkel resmi sih kebanyakan dikasih 4 Liter. Jadi boleh-boleh aja diisi 3,5 - 4 liter Oli. Ingat, jumlah diatas bukan saat mesin Over Houl/turun mesin !!! tapi untuk perawatan berkala biasa ya.
  2. Spesifikasi Oli
    Oli rekomendasi dari pabrikan : SAE 10W-40 API Service SL
  3. Merk Standar Pabrikan
    SGO(Suzuki Genuine Oil)
  4. Waktu Penggantian
    Setiap 5000 Km atau setiap 3 bulan, mana yang tercapai terlebih dahulu. Kalau mobil jarang di pakai gimana mas ?, saya sarankan tetap diganti setiap 3 bulan sekali karena kandungan air dalam oli biasanya sudah lumayan banyak, bisa merusak mesin.
Sekian dulu artikelnya, semoga membantu. (FB: Teknisi Mobil Suzuk)
 

May 16, 2017

Konsumsi Bensin Suzuki Ertiga dari Bogor ke Solo


Tahun 2015 sewaktu lebaran yang lalu, saya pribadi mudik ke Solo(Sragen) memakai Suzuki Ertiga tipe GL tahun 2013. Kondisi mobil : Km. 20.000an, warna silver, ban masih 80% layak pakai, rutin servis BERES. Kami di mobil berangkat dari Bogor berempat dengan barang bawaan di bagasi yang tidak terlalu berat, Cuma oleh-oleh dan flat TV 21”, kebetulan saya yang nyopirin sendiri, yang lain PELOR(nempel molor- heeeeeee…).

Rute Perjalanan
Kami melalui rute perjalanan Bogor- Sragen sebagai berikut :
Cibinong - Tol Jagorawi - Tol JOR(Jakarta Outer Ring road) - Tol CIPALI - Exit Tol Brebes – Pemalang(Pantura) – Semarang - Masuk Tol Krapyak(Semarang) - Exit Tol Salatiga - Terminal Tingkir Salatiga - Kacangan(Boyolali) - Gemolong(Sragen) - Finish di Plupuh(Sragen).

Istirahat 2 kali, yang pertama istirahat di rest area Cipali Km.100 selama 30 menit(jam 10-11 malem) dan yang kedua istirahat di perbatasan antara Pekalongan & Kendal, Jawa Tengah untuk Solat Subuh selama 30 menit juga.

Total perjalanan dari Bogor - Sragen kurang lebih 650-700 km(sekali perjalanan).

Keadaan Jalan
Kami Mudik H-5 Lebaran, berangkat malam hari jam 19.00 WIB dari Bogor dengan kondisi jalan relatif lancar, cuma terkena macet di Exit Tol Brebes dan beberapa titik di kota Brebes, Tegal dan Semarang. Kondisi macet saat itu tidak terlalu parah, mobil masih bisa jalan pelan – pelan (20Km/jam) dan sesekali lalu lintas berhenti selama beberapa menit, lalu lancar lagi. Sampai tiba di rumah jam 9.00 Pagi.  

Karakter Sopir
Saya sendiri menginjak pedal gas secara pelan - pelan alias di urut, jarang sekali langsung di gas secara agresif atau istilahnya di kick down. Kalau ketemu jalanan agak sepi saya injak pedal gas agak dalam sampai jarum speedometer bertengger di angka 120an Km/Jam secara konstan, seperti saat memasuki aspal tol CIPALI dan tol Semarang, hebatnya mobil Ertiga masih stabil-stabil aja, hora ada istilahnya limbung.  Perlu ditulis pake tinta emas, kalau Saya seringnya main dikitiran mesin 2000-3000 RPM biar irit(berdasarkan torsi maksimal mesin).  

Konsumsi Bensin
Saat masuk tol Jagorawi lewat pintu tol Cibinong, kami melakukan pengisian bahan bakar full Tank dengan menggunakan jenis bensin RON 88 alias Premium sebanyak 45 Liter. Sampai rumah bensin masih sisa sekitar 2 bar. Kalau dikonversikan ke harga bensin yang sekarang(Mei 2017), perliter premium seharga Rp. 6.500, full tank Cuma merogoh kocek sebesar Rp.290.250 dan sampai rumah bensinnya masih Sisa lho cah! uirittt...benerrr.

Jadi, pokoke uirit tenan Ertiga iki. Isi full tank dari Bogor ke Sragen pake Premium, bensin masih sisa 2 Bar (2 kotak), Uirit tenan cah!!! 

February 07, 2017

Servis Pertama Mobil Suzuki di BERES(Bengkel Resmi)


Setelah setahun fakum nulis di blog ini karena harus fokus mengurusi ekstensi kuliah di BINUS, saya dapat masukan dari beberapa pengunjung blog yang pengin blog ini tetap update, maka pas ada waktu luang ane sempatkan untuk menulis blog lagih... hahhaahaa… kali ini bahas tentang servis pertama di BERES, gassss....

Servis Pertama Itu Apa ?
Setelah kita membeli mobil baru dari dealer Suzuki, langkah selanjutnya adalah merawat mobil kesayangan. Kadang ada beberapa orang yang hanya bisa beli mobil tapi gak bisa merawat, hal ini tentunya sangat disayangkan.

Suzuki tahu apa yang diinginkan pelanggannya, Suzuki memberikan pelayanan prima untuk perawatan mobil Suzuki Anda. Nah, Servis pertama adalah perawatan/servis mobil Suzuki saat pertama kalinya masuk BERES, Jadi Mobil benar-benar perdana masuk beres buat diservis.

Tujuan Servis Pertama
Jadi gini, setelah mobil dibeli dari showroom dan dipakai oleh pembeli, pabrik perlu melakukan cross cek terhadap mobil yang mereka jual. Apakah ada kendala di lapangan terhadap mobil yang mereka jual? hal ini perlu dilakukan  untuk menjaga kepuasan pelanggan demi membuat kualitas produksi lebih baik. Sebenarnya sebelum produk dijual ke konsumen, pabrik sudah melakukan Quality Control yang ketat, tapi yang namanya ciptaan manusia kadang ada aja satu dua yang gak biasa. Intinya servis pertama itu untuk menjaga kepuasan pelanggan aja sih.

Waktu
Servis pertama dilakukan saat mobil sudah satu bulan sejak dikirim kerumah atau saat kilometer sudah mencapai 1000km, mana yang dicapai terlebih dahulu .
Contoh :
1. Umpamanya yang tercapai terlebih dahulu adalah kilometernya.
Mobil sudah mencapai 1000km dalam waktu 3 minggu. Maka mobil wajib diservis, walaupun belum genap sebulan.
2. Umpamanya yang tercapai terlebih dahulu adalah waktunya(1 bulan).
Mobil sudah dipakai selama satu bulan tapi kilometer masih 500. Maka wajib servis juga.
Jadi mana yang tercapai terlebih dahulu.

Hal-Hal Yang Dibawa Saat Servis Pertama
Ada beberapa hal yang perlu dibawa saat melakukan servis pertama, antara lain :
1. STNK/Surat pengganti STNK jika STNK belum jadi
2. Mobil yang mau di servis
3. Uang secukupnya/ATM
4. HP (untuk proses pendaftaran servis dan pengambilan mobil saat selesai servis)
5. SIM
6. Buku Servis

Alur Servis
1. Masuk BERES
2. Disambut Security dealer, terus diarahkan ke bengkel
3. Di sambut SA(Service Advisor)
4. Pendaftaran Servis di meja SA
5. Pengerjaan mobil oleh Teknisi
6. Pencucian Mobil gratis setelah selesai di servis
7. Pembayaran ( jika ada biaya tambahan)
8. Penyerahan mobil ke Pelanggan oleh SA.
9. Selesai

Biaya
(Pada saat masih di Suzuki) Untuk ongkos bongkar pasang gratis, pelanggan cuma bayar oli dan sparepart yang diganti saja. Untuk harga terbaru dari Oli dan lain-lainnya telepon dulu dealer terdekat di kota anda.

Sekian artikelnya, semoga bermanfaat.

June 11, 2016

Tahun Ini Sayah Mau “Gantung Wearpack”


Tepat pada tanggal 1 oktober 2010 saya mulai berpijak di Ibukota Jakarta untuk memenuhi panggilan penempatan kerja dari kampus UNS Solo di Citra Asri Buana grup... yang saat itu saya masih ingat betul HRD nya Ibu Silvi. Kita berangkat dari terminal Tirtonadi Solo berlima, saya sendiri(Agus Waluyo), Bobi, Dwi, Puspo dan Mulyadi dengan tujuan Kebayoran Lama. Saat itu Head Office CAB Grup masih di Kebayoran Lama.

Singkat cerita saya dan Bobi ditempatkan di Citra Asri Buana Pajajaran dengan servis manager(kabeng) saat itu masih Pak Benny Apriwendi. Kami bertiga naik Carry Pick Up bertiga dari Kebayoran ke Bogor via tol.

Sampai saat ini saya dan Bobi memang diakui hebat masih bertahan di CAB. Padahal banyak temen-temen yang keluar kerja atau resign, ada yang pindah ke Suzuki lain ada juga yang memang keluar karena sudah jenuh dengan kondisi bengkel yang keras. Kenapa saya masih betah? Sebenarnya saya ngambil kuliah lagi kelas karyawan, pagi-sore kerja, malemnya saya kuliah. Bagi saya kebodohan adalah dekat dengan kemiskinan. Bobi pun saya sarankan untuk ngambil kuliah juga dan akhirnya saran saya berhasil... jadi kita berdua sama-sama ngambil kuliah tapi beda tingkatan, makanya betah ngga betah ya memang inilah proses hidup yang harus dijalani. Semua proses hidup ini kita ambil hikmahnya untuk menghadapi tantangan yang ada di masa depan.

Sekaranglah saatnya bagi saya sendiri untuk mengambil keputusan, karena saat ini saya mulai merasakan perkembangan yang terhenti pada diri saya pribadi, saya merasa ngga bisa berkembang kalo bertahan disini. Pekerjaan dan kondisi pekerjaan yang begitu begitu saja dari dulu ngga ada perubahan yang signifikan. Intinya dari saya mulai bekerja sampai saat ini saya tidak pernah merasakan secara full antara TEORI SAAT DI PUSDIK UNS dulu dengan KENYATAAN YANG ADA DI LAPANGAN. Yang perlu digaris bawahi adalah tidak ada yang salah pada teori yang diberikan saat di Pusdik, tapi praktek dilapangan yang sangat-sangat jauh dari teori, entah itu penerapan dari ATPM nya atau dari Perusahaan tempat saya bernaung.

Selama saya bekerja disini, saya amati banyak pergantian petinggi-petinggi ATPM Suzuki yang diganti langsung dari Jepang. Kepala bengkel  tempat saya bekerja pun sudah TIGA KALI diganti juga... namun PERUBAHAN yang saya tunggu-tunggu tak kunjung hadir. Perubahan seperti Adanya Keseriusan untuk penerepan Teori dan Praktek Dilapangan, Ketegasan yang benar-benar tegas kayak pasukan Nippon Jepang.

Ah... emang saya ini siapa yang mungkin dianggap sok tau ini... hehehe... dan kebanyakan orang-orang seperti saya ini banyak musuhnya, suka kritik sana kritik sini, Lawong  Cuma Teknisi yang dimata orang dan dimata orang-orang Suzuki sendiri sebagai derajat yang paling rendah... yang tangannya jarang bersih... berwarna hitam... gluput sama oli walaupun sudah dicuci sabun. Beda dengan Bapak-Bapak yang ada diatas sana, baju rapi parlente... ah sudahlah.

Sekian tahun bergelut dengan baut dan mur bukan berarti tidak ada yang saya dapatkan hehehe… pengalamn selama 6 tahun di Suzuki mobil membuat saya banyak belajar tentang mesin dan sedikit managemen perusahaan, saya mendapatkan banyak pelajaran berharga yang harganya mengalahkan gaji saya sendiri hehehe, maka dari itu saya ucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman di Citra Asri Buana Pajajaran serta Teman-teman di Suzuki Indomobil yang telah ikut serta dalam perjalanan hidup sang pendekar hehehe... salam jos gandos kotos kotos.

Yo wis... endingnya kita harus punya prinsip kayak orang jawa “MIKUL DUWUR MENDEM JERO”. Saya pribadi di tahun ini mengundurkan diri dan wearpack saya yang terakhir akan saya gantung untuk kenang-kenangan.

Semoga Suzuki bisa mencapai targetnya sebagai ATPM nomer satu di bidang otomotif di Indonesia, seperti di India. Suzuki Yaruki!!!  

June 06, 2016

Subtitusi Kopling Set Suzuki Ertiga

Mobil Suzuki Ertiga bertransmisi manual tipe ga, gl, gx atau yang lainnya menggunakan part kopling yang sama. Mulai dari part seperti pilot bearing, flywheel, matahari, kampas kopling, dek laher, semua menggunakan part yang sama.

Waktu mbongkar kopling Ertiga beberapa waktu yang lalu, saya mendapat pengalaman baru yang saya rasa cukup berguna jika saya share disini. Saat itu ada konsumen yang koplingnya sudah sangat slip dengan tanda-tanda mobil sudah gak mau jalan sama sekali walaupun RPM mesin sudah melengking tinggi, walhasil harus diturunkan koplingnya buat investigasi mekanik. Setelah proses pembuatan SPK sudah deal, maka mobil tersebut langsung masuk Stall untuk dikerjakan. Nah... setelah dibongkar... eng ing eng... ane dapati kondisi kopling set yang sudah dalam tahap memprihatinkan ditambah fly wheel yang aus kemakan sama paku kelingan kampas kopling.

Setelah dibongkar kopling setnya, ternyata sparepartnya gak ready stok, habis dihari yang sama karena ada lebih dari satu mobil Ertiga yang sedang ganti kopling. Solusi selanjutnya ane kembali ke bagian sparepart untuk menanyakan kecocokan part kopling set milik mobil Suzuki yang lain. Nah... didapatlah kecocokan dan kesamaan part kopling set milik Ertiga dengan part kopling set milik Suzuki Splash. Mulai dari fly wheel, matahari, pilot bearing, kampas kopling sama dan plug n play... Cuma beda di dek lahernya saja, karena di splash dek laher masih digerakkan lewat tuas, sedangkan di Ertiga dek laher sudah digerakkan secara hidrolik atau pakai minyak khususnya minyak rem.

Pasang-pasang-pasang lalu mobil dites dulu, mobil menjadi ngacir lagi dan sampai sekarang gak ada masalah ataupun komplain dari konsumen tersebut, akire puas... wkwkwk.

So jangan putus asa jika barang kosong, masih ada kanibalannya vrooohhh...
Sekain artikelnya semoga membantu.

June 02, 2016

Substitusi Kampas Rem Depan Suzuki Karimun Wagon R

Kampas rem Suzuki Karimun Wagon R mulai dari tipe ga, gl, gx, gs dan tipe Wagon R lainnya menggunakan kampas rem depan yang sama. Sistem pengereman bagian depan mobil Wagon R menggunakan tipe disk brake atau rem cakram, untuk rem bagian belakang menggunakan tipe brake drum atau rem tromol.

Rata-rata kampas rem Wagon R akan habis dikilometer 30.000 an keatas, jarang sekali yang habis dibawah Km.30.000. Untuk gampangnya supaya tidak telat dalam penggantian kampas rem depan ini sebaiknya anda melakukan servis pengecekan rem 4 roda disetiap kelipatan 10.000 kilometer, contohnya cek rem di kilometer 10.000, 20.000, 30.000, 40.000, dst di BERES. Untuk jasanya masih gratis sampai dengan kilometer 50.000, paling cuman bayar material pembersih rem saja.

Nah... gimana kalau ternyata saat kita menservis rem, kampas depan dinyatakan sudah aus, sudah limit servis menurut Teknisinya? ya... mau gak mau kampas rem harus diganti dengan yang baru, Harga Kampas rem depan Wagon R pun gak mahal bro... sparepart aslinya dari SGP(Suzuki Genuine Part) cuma kisaran 100 ribuan... gak nyampe 200 ribu bro... gimana ???? hematkan... yo jelas hematlah.

Sekarang kita mulai bahas kampas rem penggantinya !
Saat kampas rem depan sudah aus maka wajib hukumnya untuk diganti, nah... kadang kadang stok kampas rem di BERES kosong... padahal untuk kampas rem tergolong sparepart yang fast moving. Artinya, stok di BERES melimpah. tapi ya namanya manusia... barang sudah di indent dari bagian sparepart, tapi barangnya belum datang juga di BERES, tapi dalam hal lain demant/permintaan pasar lagi naik... ya terjadilah kekosongan sparepart... wkwkwkwk.

Tenang bro... ada kite kite sebagai Teknisi di Suzuki yang siap memberikan solusi... solusinya apa ?
Solusinya pakai saja kampas rem depan punyanya Suzuki Carry Futura 1,5 Uero 2... harga hampir sama, barangnya sama persis kayak punyanya Wagon R... dan Plug N Play... uenak to!

Yowis... sekian dulu artikelnya, monggo di nikmati dulu tulisanya.

May 30, 2016

Ganti Kopling Suzuki Ertiga


Suzuki Ertiga yang menggunakan transmisi manual memiliki penggemar tersendiri, khususnya yang menyukai kecepatan dan keiritan konsumsi bahan bakar yang optimal. Ya...kalo dibandingkan dengan Ertiga bertransmisi matic, tetap yang mengadopsi tranmisi manual-lah pemenangnya. Tapi Masbro, baik manual ataupun otomatis  masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. 

Nah...sekarang mari kita sharing tentang sedikit perawatan dari transmisi manual Ertiga, yaitu penggantian kopling set. Perlu diingat masbro… kopling set Ertiga dengan tipe GA, GL, GX  atau Ertiga tipe lainnya, partnya sama. Dan perlu diingat lagi, Penggantian kopling set ini khusus untuk Ertiga tipe manual bukan yang otomatis.

Untuk pemakaian yang wajar, usia kopling set Ertiga umumnya mulai dipensiunkan di kilometer 60.000 keatas atau 3 tahun. Tiap tahun, normalnya mobil menempuh jarak sejauh 20.000 kilometer dan rata rata mobil tipe lain usianya seperti itu. Tapi...ya liat dulu dilapangan, ada yang lebih lama dari 3 tahun, ada juga yang lebih cepat, semuanya TERGANTUNG PEMAKAIAN. Nah sekarang mari kita bahas Teknisnya.

A. Tanda Tanda Kopling Mulai AUS/SLIP/HABIS pada Ertiga:
  1. Tenaga Drop atau mesin kurang tenaga
Saat anda sudah masuk gigi persneleng diposisi 1, lalu anda injak pedal gas secara dalem ... lakok mesin Cuma gerung saja di RPM tinggi dan mobil gak maju-maju, itu menandakan kemungkinan besar kopling mulai slip. Mirip seperti di motor matic, saat di gasss tinggi motornya baru mau jalan.

Normalnya, kalau anda injak pedal gas dalam-dalam atau istilahe di kick down, mobil itu harusnya burn out(ban mobil muter kenceng ditempat), bukan malah loyo atau malah diem ditempat aje. Jika Kopling sudah benar benar habis, saat kita menginjak pedal gas dalam-dalam, mobil Cuma diem aja. 

Jika mobil sudah benar-benar gak mau gerak, solusinya…cari mobil derek untuk derek ke bengkel resmi terdekat. Baik saat malem atau siang hari, derek saja ke bengkel resmi Suzuki. Titipkan ke satpam yang berjaga di bengkel resmi tersebut.

  1. Susah masuk Gigi persneling atau malah gak mau pindah gigi
Tanda tanda kopling slip yang lain adalah… SAAT MESIN dinyalakan, perpindahan Gigi persneleng terasa susah atau malahan gak bisa pindah ke Gigi yang lain. TAPI… masalah seperti ini bisa saja bukan bersumber dari kopling, ada juga yang berasal dari gigi rasio transmisi/persneling. Nah....cara bedain dari mana sumber masalahnya… itu cukup gampang.

Berikut penjelasannya:
1. JIKA SAAT MESIN MATI kita gampang mindahin gigi transmisinya dan SAAT MESIN NYALA kita malah susah mindahin giginya, besar kemungkinan masalah dari KOPLING yang Habis.
2. JIKA SAAT MESIN MATI kita susah mindahin gigi persneling dan SAAT MESIN NYALA juga masih susah mindahin gigi persnelingnya, besar kemungkinan masalah dari TRANSMISI/ PERSNELING.

  1. Boros BBM
Ini efek dari kopling yang slip, tenaga besar yang dihasilkan mesin tidak tersalurkan dengan mulus ke ban, tenaga mesin tertahan di sistem kopling. Walhasil konsumsi BBM  boros.

B. Sparepart dan material yang diganti
Bengkel Resmi memberikan pilihan dan solusi terbaik untuk pelanggan-pelanggannya. Biasanya sparepart yang diganti adalah satu set kopling asli pabrikan. Satu set kopling Ertiga meliputi :

1-Pilot bearing/input bearing
2-Kampas kopling/disk clutch
3-Matahari/ clutch house
4-Dek laher/release bearing
5-Minyak rem 1 botol spesifikasi Dot 4.
6-Oli transmisi/oli persneling

C. Jasa turun kopling
Untuk update estimasi harga sparepart dan ongkos bongkar pasang kopling harap telepon ke bengkel resmi terdekat. Saat terakhir masih di Suzuki(2016), biaya yang dikeluarkan kurang lebih sebesar 2 juta Rupiah, biaya segitu sudah termasuk sparepart dan jasa bongkarnya.

D. Lama pengerjaan turun kopling Ertiga
Rata-rata menghabiskan waktu 3 - 4 jam dengan catatan baut-bautnya lancar gak ada yang slek, Kalau mau cepet dan optimal lagi, kasih uang tips ke Teknisinya wkwkwk..... saran dari ane sih Enaknya...pagi dianter ke BERES, sorenya jam 3-an diambil ke BERES.

Authorised Beres
Suzuki Citra Asri Buana Pajajaran Bogor Jawa Barat, Telp 0251 8380451.

Yowis...sekian dulu artikelnya, semoga bermanfaat artikel dari redaksi kali ini-Waluyo.

May 26, 2016

Ganti Kopling Karimun Wagon R AGS.



Mobil kecil atau city car/key car yang satu ini memang dibenamkan teknologi terbaru dari Suzuki yaitu AGS atau Auto Gear Shift pada transmisinya. Pada artikel ini dikhususkan untuk membahas tentang penggantian Kopling Wagon R AGS. 

Pada dasarnya transmisi ini masih menggunakan kopling set seperti mobil-mobil bertransmisi manual, cuma perbedaanya ada pada Shifting Partnya. Jadi masih menggunakan kampas kopling, release bearing(dek laher), clutch house(matahari) dan pilot bearing. Cuman, sistem yang menggerakkan kopling dan transmisinya sudah otomatis, sparepartnya dari vendor terkenal merk Magneti Marelli.

Sekali lagi tujuan dibenamkannya AGS karena Wagon R adalah mobil kecil yang mempunyai tenaga yang tidak terlalu besar, jika mobil ini menggunakan transmisi otomatis tipe CVT atau Planetary Gear, power mobil malah jadi semakin terpangkas/terbebani dan efeknya tenaga mesin semakin kecil, buat nanjak bisa boyooo. Walhasil, Suzuki mengakali transmisinya dengan menggunakan sistem AGS supaya tenaga mesin yang disalurkan tidak terbuang banyak di sistem Transmisi/power train(pemindah daya).

Kembali ke judul pembahasan... saat ini sudah ditemukan kasus di beberapa BERES Suzuki berkaitan dengan kopling Wagon R AGS yang sudah slip, beberapa saja... tidak banyak, kemarin sih di kilometer 20.000 sudah ada gejala slip kopling. 

Gejalanya : Saat mesin mulai melaju atau ketika pedal gas diinjak, mobil terasa agak “dretdetan” atau tarikan kurang halus, mirip seperti mobil “mbrebet”. Seperti itulah kira kira penjelasannya, kalo mau lebih jelas datang langsung ke BERES yak wkwkwk...

Penyebabnya apa ?
Inikan pakai kopling tipe manual tapi perpindahan giginya pakai komputer alias otomatis, kok kilometer sekian sudah ada yang slip? haruse kan bisa bertahan lama, kan sudah komputerais!

Ya kembali lagi, tidak semua Wagon R AGS didera kasus yang sama, hanya beberapa saja dan sangat minoritas hehehehe. Setelah ane dan beberapa temen dari dealer-dealer lain rembukan menganalisis kasus ini, sebenarnya sangat simpel sekali penyebabnya, Yaitu karakter orang/driver saat injak pedal gas. Kalo dari segi teknik hal ini sangat logis sekali.

Saat pedal gas diinjak secara agresif, putaran mesin sudah meraung di RPM tinggi, sedangkan kopling agak terlalu lama melepaskan daya putar dari mesin atau kopling disini dalam posisi setengah kopling dalam durasi yang lumayan lama. Lama kelamaan kopling jadi slip. Mungkin Suzuki & Magnetti Marelli perlu mengupgrade komputer AGS nya untuk mengatasi hal di atas, karena masih ada kelemahan di sistem AGS nya.  

Tapi lain hal jika pedal gas diinjak secara perlahan-lahan atau di urut, putaran mesin yang tidak terlalu tinggi bisa diimbangi oleh kinerja kopling otomatis AGS saat melepas putaran dari mesin. Sebenarnya dalam proses ini juga terjadi slip kopling, tetapi durasi slip kopling tidak terlalu lama dan gaya gesek kopling ke mesin tidak terlalu besar, sehingga bisa lebih awet.

Solusinya, supaya kopling Wagon R tipe AGS lebih awet, gunakanlah teknik berkendara yang halus. Injak pedal gas secara perlahan-lahan, istilahnya ngurut gas, jangan di bejek atau dijambak dan tetap safety first.

Untuk estimasi biaya ganti kopling AGS, silahkan tanyakan via telepon atau datang langsung ke BERES terdekat. Untuk estimasi waktu pengerjaan kurang lebih satu hari. Pagi masuk bengkel, sore mobil sudah bisa diambil.

Sekian artikel tentang Karimun Wagon R AGS. Semoga membantu, salam teknik.
Agus Waluyo - Teknisi Mobil Suzuki Citra Asri Buana Pajajaran Bogor.

May 23, 2016

Request Teknisi Saat Servis Mobil Di BERES

BERES atau Bengkel Resmi mempunyai standart pelayanan yang sama, SOP yang sama, tidak ada perbedaan diantara BERES satu dengan BERES yang lainnya. Tapi  pada kondisi real di lapangan, kenyataannya tidaklah demikian, karena Skill dari SDM tiap BERES tidak akan pernah sama dan satu lagi penyebab terjadinya perbedaan pelayanan yaitu Fasilitas Bengkel, mulai dari bengkel yang punya fasilitas komplit sampai yang dalam kondisi miris di beberapa BERES masih dijumpai. Dua hal itulah yang membuat perbedaan dari segi pelayanan.

SDM
Didalam BERES tidak semuanya sarjana atau malah sudah sarjana tapi skillnya kurang, ada juga lulusan SMK tapi skill dewa... macam-macam tingkat kompetensi tiap orang dan tiap BERES.  Lalu Apakah yang menjadi acuan SDM bisa dibilang bagus ? ya... tidak lain tidak bukan jika SDM menguasai teori dan praktek dengan seimbang, bisa menguasai teknikal, softskill dan SOP. Jika SDM sudah kompeten, kepuasan pelanggan bisa didongkrak dengan maksimal, tinggal faktor fasilitas BERES sebagai ujung tombak kualitas pelayanan servis. Dari hal tersebut, Anda boleh meminta teknisi BERES yang handal,  Anda bisa request Teknisi tersebut.

FASILITAS BENGKEL
Fasilitas Untuk Karyawan !
Ngomongin fasilitas pasti erat hubungannya dengan kebijakan MANAJEMEN PERUSAHAAN. Fasilitas untuk karyawan bisa dalam bentuk upah tenaga kerja, kelengkapan tools bengkel, dll.  
Mengenai Upah tenaga kerja yang dalam hal ini sudah ada acuan dari pihak ATPM dan Pemerintah, tinggal Manajemen perusahaan mau mengaplikasikannya atau tidak. Rata-rata di BERES Suzuki Indonesia masih sedikit yang mau pake aturan dari ATPM dan Pemerintah.
Selanjutnya tools atau alat-alat bengkel sangat penting untuk diperhatikan, karena INI-BERES bukan bengkel ecek-ecek pinggir jalan... kita kerja pake SOP... punya alur kerja, menggunakan alat yang sudah direkomendasikan dari pabrikan, dan secara teknikal alat-alat ini mempunyai fungsi yang besar dalam menunjang kecepatan kerja yang berimbas pada kepuasan pelanggan dan revenue perusahaan. Gampangnya, kalo alat kerjanya gak ada, Teknisi mesti ngakalin dulu... nyari solusi sono sini yang membuat ribet teknisi tersebut.
Makanya fasilitas tenaga kerja sangat berpengaruh pada pelayanan serta kepuasan pelanggan. SDM oke... tapi tidak didukung fasilitas kerja, saya katakan itu bukan BERES !!! tapi bengkel umum pinggir jalan.

Fasilitas Untuk Konsumen !
Pelanggan mempunyai harapan yang besar ketika datang ke BERES, mulai dari tenaga ahlinya dan fasilitas-fasilitas yang diberikan kepada pelanggan, yang pada intinya datang ke BERES dengan ekspektasi yang tinggi. Nah patokannya apa ? tetap SOP sebagai buku manual untuk mencapai kepuasan pelanggan, SOP itukan standart nya... kalo yang standar saja belum bisa diterapkan, gimana mau memberikan yang lebih kepada pelanggan? padahal harapan konsumen ke BERES itu besar lo... pelanggan mau bayar agak mahal juga oke-oke aja asal pelayanannya memuaskan. Pokoknya tinggal komitmen manajemen saja kalo masalah fasilitas-fasilitas yang kayak begini.

Kesimpulannya, saat Anda masuk BERES Suzuki Anda bisa request teknisi untuk mendapatkan kepuasan pelayanan yang optimal.

Oke... sekian dulu sharing saya kali ini, semoga mencerahkan.