Pages

Jumat, 02 November 2012

KEBOCORAN OLI Pada AERIO Atau BALENO NEXT-G



Ruang  mesin terlihat bersih dan kering tanpa kotoran adalah sesuatu yang enak dipandang mata dan salah satu acuan bahwa kondisi mesin dalam keadaan baik. Sebaliknya,jika pada bagian ruang mesin terdapat kotoran semisal oli yang bocor dari body mesin dapat dipastikan orang yang melihatnya akan merasa terganggu dengannya dan dapat dijadikan acuan awal bahwasanya mesin anda kurang sehat.

Pemilik Suzuki Aerio dan Baleno Next-G harus lebih waspada akan kebocoran ini,dikarenakan usia mobil yang sudah agak tidak muda lagi walaupun kondisi dilapangan jarang dijumpai. Tapi tidak perlu khawatir jika menemui masalah diatas karena ada Kami yang siap memperbaikinya(Baca Teknisi-Red). Untuk masalah kebocoran oli diruang mesin biasanya bersumber oleh dua hal :
  1. Selang power steering yang bocor
  2. Dari O-ring atau seal Oil Control Valve(OCV) yang berada di cover timing chain

Sumber Kedua masalah diatas biasanya tidak bisa diperbaiki,kalaupun bisa biasanya tidak bertahan lama dan terlalu beresikko untuk itu komponennya wajib diganti.

Untuk harga selang power steering baru kurang lebih tiga ratus ribu,adapun O-ring OCV saya sendiri enggak hafal...sory ya...hehehe...Selanjutnya Sedikit saya akan membahas tentang perbaikan kebocoran oli pada O-ring OCV.

A. Melepas dan Memasang Oil Control Valve



Pada gambar diatas komponen yang bermasalah terletak pada gambar dengan nomer 4 yang mempunyai nama O-ring. komponen tersebut harus diganti.

Melepas
Lepas oil gallery pipe No.1 (1) dan oil control valve (2) dari timing chain cover (3).

Memasang
  1. Pasang O-ring baru (4) ke oil control valve.
  2. Pasang oil control valve ke timing chain cover. Kencangkan dengan Momen pengencangan Mur mounting   oil control valve (a) 11 N·m (1.1kg-m, 8.0 lb-ft)
  3. Pasang oil gallery pipe No.1 dengan copper washer baru (5) ke timing chain cover. Kencangkan baut sesuai spesifikasi Momen pengencangan Baut oil gallery pipe No.1 (b) 30 N·m (3.0 kg-m,21.5 lb-ft)


B. Pemeriksaan Oil Control Valve(OCV)



Oil Control Valve
  1. Periksa strainer (1) dan permukaannya (2) dari oil control valve dari tersumbat atau rusak. Bersihkan oil     control valve jika tersumbat atau kotoran yang menempel pada strainer atau permukaan oil control valve. Ganti oil control valve jika permukaannya rusak.
  2.  Periksa tahanan antar terminal oil control valve.

Tahanan oil control valve
6.7 – 7.7 Ω (at 20 °C (68 °F))


0 komentar: