SWING YOUR UP

SWIFT SPORT 1.6 L

CITY CAR NO 1

SUZUKI SPLASH GEN 2

LINCAH DAN BERTENAGA

MESIN M SERIES

SWIFT SPORT

RACING PERFORMANCE

March 21, 2011

Immobilizer, Keyless Entry & Keyless Start


  • IMMOBILIZER
Suatu sistem atau komponen yang dapat mencegah kendaraan untuk bergerak.
Jenis :
  1. Mechanic
  2. Electronic
  • KEYLESS ENTRY &  KEYLESS START
Fungsi :
  1.   Keyless Entry : Membuka dan Menutup Pintu Mobil tanpa menggunakan kunci.
  2.  Keyless Start : Menghidupkan dan mematikan mesin tanpa menggunakan kunci kontak.

March 19, 2011

Sistem Injeksi Bahan Bakar Elektronik (Electronic Fuel Injection System)

Pendahuluan
Sejak Robert Bosch berhasil membuat pompa injeksi pada motor diesel putaran tinggi (1922 _ 1927), maka dimulailah percobaan-percobaan untuk menerapkan pompa injeksi tersebut pada motor bensin. Pada mulanya pompa injeksi motor bensin dicoba, bensin langsung disemprotkan ke ruang bakar seperti motor diesel, namun timbul kesulitan saat motor dihidupkan pada kondisi dingin karena bensin sukar menguap pada suhu rendah dan akibatnya bensin akan mengalir keruang poros engkol dan bercampur dengan oli. Untuk mengatasi hal ini, maka penyemprotan bensin dilakukan pada saluran isap (intake manifold), hal ini pun bukan tidak bermasalah karena elemen pompa harus diberi pelumasan sendiri mengingat bensin tidak dapat melumasi elemen pompa seperti solar. Para ahli konstruksi terus berusaha merancang suatu sistem injeksi yang berbeda dari sistem-sistem terdahulu (tanpa memakai pompa injeksi seperti motor diesel).
Pada mesin bensin konvensional suplai bahan bakar didapatkan dari hasil karburasi melalui karburator. Untuk mendapatkan tenaga yang optimum, komposisi campuran (perbandingan berat) antara udara dan bensin harus berkisar antara 14,7 : 1, dan ini harus diperoleh pada setiap kondisi kerja mesin yang selalu berubah, namun pada kenyataannya hal ini sulit sekali dicapai karburator, karena pada karburator percampuran bensin dan udara sangat bergantung pada ukuran lubang-lubang spuyer karburator. Keberhasilan sistem injeksi tak terlepas dari ketepatannya mencampur bensin yang disalurkan ke mesin sesuai dengan putaran dan bebannya. Karena bensin disemprotkan langsung kesaluran isap (intake manifold) melalui injektor, maka ketepatan campuran dapat dicapai, sehingga polusi gas buang dapat ditekan dan mesin pun dapat bekerja lebih efisien. Secara garis besar kerja sistem injeksi dapat dibedakan menjadi : 1) Sistem injeksi secara kontinyu dan mekanis, yaitu sistem K-Jetronic, 2) Sistem injeksi secara kontinyu dan elektronis, yaitu sistem KE-Jetronic, dan 3) Sistem injeksi secara terputus-putus (periodik) dan elektronis, yaitu sistem L, L3, LH-Jetronic, (EFI Toyota) dan Motronic.
(Mono Jetronic), dan 2) memakai satu injektor tiap silinder (Multi Point).

Daya maksimum sistem injeksi bensin sedikit lebih besar, hal ini disebabkan karena konstruksi saluran masuk, saluran gas buang, tekanan kompresi dan lain-lain dibuat berbeda dengan motor yang menggunakan karburator. Akibatnya pada sistem injeksi bensin momen putar yang dihasilkan mesin akan lebih besar karena campuran udara dan bensin lebih baik daripada karburator. (Hotben S.)

Sumber : Auto Service Training Center suzuki R4

March 19, 2011

CHASIS


A. Fungsi- Fungsi Bagian dari Sasis (Chasis) :

  1.  Fungsi Pegas : Menyerap kejutan dari jalan dan getaran dari roda-roda kendaraan agar tidak diteruskan ke body kendaraan secara langsung. (Macam-macam pegas : pegas daun, pegas coil, pegas batang torsi)
  2. Shock Absobser : Untuk meredam oskilasi dengan cepat agar pengendara mendapat kenyamanan dalam berkendara dan menambah daya cengkeram ban terhadap jalan.
  3. Ball Joint : Sebagai sumbu putaran roda saat belok, menerima beban vertikal maupun lateral.
  4. Stabilizer : Meningkatkan traksi ban, mengurangi kemiringan akibat gaya sentrifugal pada saat kendaraan berbelok.
  5. Strut Bar : Menahan gaya dari arah depan dan belakang body kendaraan dan supaya lower arm tidak bergerak maju/mundur pada saat menerima kejutan dari jalan yang tidak rata/dorongan akibat terjadinya pengereman.
  6. Lateral Control Rod : Menahan axel pada posisinya terhadap beban dari samping.
  7. Bumper : Menjaga axle, frame, shock absobser dari mengerutnya dan mengembangnya pegas diluar batas maksimal dengan memasang bounding bumper dan rebounding bumper.


8. Oskilasi ada :
a.     Pitching : Bergoyangnya bagian depan dan belakang kendaraan ke atas dan ke bawah terhadap pusat grafitasi kendaraan.
b.     Roling : Bila kendaraan membelok/melewati tonjolan jalan, maka pegas pada 1 sisi mengembang dan pada sisi yang lain mengempis yang mengakibatkan body rolling pada arah samping.
c.      Bouncing : Gerakan naik turun kendaraan secara keseluruhan (terjadi pada kecepatan tinggi atau saat melewati jalan berlobang)
d.     Yawing : Gerakan body kandaraan mengarah memanjang kekanan dan kekiri terhadap titik berat kendaraan(Center gravity).

B. JENIS SUSPENSI RODA DEPAN
1        Suspensi ada Macpherson Strut (lower arm, strut bar, stabilizer, strut assembly) –biasa dipakai di mobil kecil dan medium-
2        Macpherson Strut dengan lower arm L -biasa dipakai mesin penggerak depan-
3        Double Wishbone pegas coil dengan upper dan lower arm -bisa dipakai di mobil penumpang dan truk kecil-
4        Double Wishbone dengan Batang Torsi –biasa dipakai di truk kecil-
5        Double Wishbone dengan suspensi pegas koil
6        Pegas daun pararel (roda depan truck, bus, dll)

C. JENIS SUSPENSI RODA BELAKANG
1.     Pegas daun paralel- dipakai pada suspensi belakang kendaraan komersial
2.     4-link(rigid)-
3.     Semi Trailing Arm(Independent) - dipakai pada roda belakang mobil penumpang
4.     Double Wishbone - dipakai pada roda belakang mobil penumpang penggerak roda belakang
5.     Strut Dual Link - dipakai pada mesin didepan penggerak depan-
6.     Trailing aArm dengan Twist Beam(rigid) - dipakai pada roda belakang mobil kecil -penggerak roda depan


March 19, 2011

Jumlah Penggantian Oli Mobil Suzuki

Gunakan Selalu SGO(Suzuki Genuine Oil).







  • JUMLAH PENGGANTIAN RUTIN OLI MESIN PADA MOBIL SUZUKI, BUKAN PADA SAAT TURUN MESIN :
TIPE MOBIL JUMLAH OLI(LITER)
SX4 DAN NEO BALENO 4 L
SWIFT 4,2 L
NEW SWIFT 1.4 3,5L
GRANDVITARA 2000 5 L
GRANDVITARA 2400 5,2 L
CARRIBIAN 4 L
CARRY 1.0i 3,5 L
CARRY 1.5/FUTURA EURO 2 4 L
ERTIGA 3,4 L
KARIMUN KOTAK 3,5 L
KATANA 3.5 L
SPLASH 3,4 L
NEW KARIMUN ESTILO, KARIMUN WAGON R 3,1 L
KARIMUN ESTILO 3,5L
APV, MegaCarry 4 L
BALENO 1.5,BALENO 1.6 4L
AERIO, BALENO NEXT-G 4L
ESCUDO 1.6 4L
GRAND ESCUDO XL-7 5,5L
SWIFT SPORT 1.6 4 L
CIAZ 4 L

  • JUMLAH PENGGANTIAN RUTIN OLI TRANSMISI OTOMATIS ( BUKAN PADA SAAT OH(Over Houl)) :
TIPE MOBIL JUMLAH OLI(LITER)
SX4 DAN NEO BALENO 2,6 L
SWIFT 3,3 L
GRANDVITARA 2000 2,5 L
GRANDVITARA 2400 2,5 L
ERTIGA 2,5 L
APV 3 L

  • JUMLAH PENGGANTIAN RUTIN OLI TRANSMISI MANUAL ( BUKAN PADA SAAT OH) DAFTAR DIBAWAH INI BELUM TERMASUK OLI GARDAN (BAGI MOBIL DENGAN JENIS PENGGERAK RODA BELAKANG, SEPERTI : APV, GRANDVITARA, CARRY, KATANA, DLL) :
TIPE MOBIL JUMLAH OLI(LITER)
SX4 DAN NEO BALENO 2,5 L
SWIFT 2,2 L
GRANDVITARA 2000 2 L
GRANDVITARA 2400 2 L
ERTIGA 2,6 L
APV 3 L
SPLASH 2,2 L
NEW KARIMUN ESTILO 2,2 L
CARRY FUTURA 1.5O 2 L
Agus Waluyo-Citra Asri Buana Pajajaran, Bogor, Jawa Barat, Indonesia.
*Sumber : Manual Book
  • SPEK OLI MESIN
SGO 5W 30 API SL : SX4 DAN NEO BALENO, SWIFT, NEW SWIFT, GRANDVITARA 2000, GRANDVITARA 2400, ERTIGA, APV, SPLASH, KARIMUN ESTILO, AERIO, BALENO NEXT G.

SGO 0W 20 API SM(UNTUK MESIN KELUARAN TERBARU) : WAGON R, SWIFT SPORT, NEW ERTIGA, NEW SWIFT, CIAZ.

SGO 10W 40 : MEGA CARRY, FUTURA PICK UP, VITARA, SIDEKICK, KATANA, KARIMUN KOTAK.

Mudah- mudahan artikelnya membantu.

January 18, 2011

Tentang Sistem Pelumas



• Fungsi Sistem Pelumas :

1. Sebagai pelumas/pelicin
2. Sebagai perapat
3. Sebagai pendingin
4. Sebagai pembersih
5. Sebagai pemantul tekanan

• Jenis oli :

1. Mineral : oli yang berasal murni dari minyak bumi
2. Sintetik : oli yang berasal dari campuran oli mineral dengan bahan-bahan tertentu/ bisa terbuat murni dari bahan kimia/bisa juga terbuat dari mineral+aditif

• Syarat oli mesin :

1. Mempunyai kekentalan yang tepat
2. Kekentalan harus relativ stabil tanpa terpengaruh suhu
3. Oli mesin harus sesuai dengan penggunaan bahan logam/metal
4. Tidak merusakan bahan/komponen/anti karat
5. Tidak menimbulkan busa


• Standarisasi dunia pelumas

1. API 
API( American Petrolium Institute) adalah suatu lembaga yang berada di Amerika yang mempunyai Alat untuk mengetahui kekentalan oli.

2. Jaso
JASO atau Japanese Automotive Standart Association adalah lembaga di Jepang yang mengecek dan menguji kualitas oli untuk kendaraan di negaranya, hal ini dilakukan karena karakteristik mesin dan kendaraan buatan Eropa dan kendaraan buatan Jepang berbeda. JASO MA untuk motor dengan kopling basah dan JASO MB untuk motor dengan kopling kering seperti motor skutik.

3. SAE
SAE merupakan kode tingkat viskositas atau kekentalan oli dan merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers.

January 18, 2011

Masalah-masalah pada Sistem Pendingin Radiator

1. Kebocoran coolant, biasanya karena :

  • Selang radiator aus,
  • Pecah,
  • Ipak alias rusak,
  • Bisa juga bocor karena kena batu
  • Tangki reservoir/tangki cadangan bocor

2. Indicator meter tinggi ;

  • Radiator bocor
  • Kabel rusak atau putus
  • Sensor bermasalah
  • Mekanisme system pendingin bermasalah

January 18, 2011

Uraian Air Pendingin Radiator (Coolant)

Pada dasarnya air radiator bersifat disipasi artinya dapat menyerap dan mengeluarkan panas. Adapun sifat khususnya adalah sebagai berikut ;

  1. Tidak cepat menguap
  2. Tidak boleh terlalu encer
  3. Bisa menghantarkan panas
  4. Mengikat dan membuang kotoran.

Maka dari itu, mesin anda yang masih memakai air ledeng/air mineral apakah memenuhi beberapa kriteria diatas? Mulai sekarang, gantilah air radiator mesin dengan menggunakan coolant sesuai standart pabrikan.

January 01, 2011

Pengertian Idle(Mujibur Rahman)

Idle atau Langsam mempunyai beberapa jenis, diantaranya :

  1. FAST IDLE : Putaran langsam dari mesin pada saat suhu kerja mesin belum tercapai, biasanya terjadi pada pagi hari atau mesin jarang dihidupkan dalam rentang waktu lama.
  2. IDLE : Putaran langsam pada suhu panas ideal mesin tercapai
  3. IDLE UP : Putaran langsam pada saat mesin mendapat beban (AC, Headlamp, Kipas Radiator)

January 01, 2011

Perbedaan Suspensi APV vs APV Arena

Kaki-kaki diantara mereka berdua berbeda jenis, berikut perbedaannya :

  1. COIL SPRING
    Suspensi Belakang APV Arena sudah adopsi Coil Spring/Per Keong, APV tipe biasa belum.
  2. TRAIL ARM
    ARM Belakang APV Arena sudah adopsi model Trail, APV tipe biasa belum.
  3. LATERAL ROD
    Suspensi Depan APV Arena sudah adopsi stabilizer model Lateral Rod, APV tipe biasa belum.
  4. DAMPER
    Jenis Damper berbeda

January 01, 2011

Empat Hal Yang Ada di Transmisi Otomatis

Transmisi Otomatis yang mengadopsi tipe Planetary Gear mempunyai komponen sebagai berikut :


  1. TORQUE KONVERTER CLUTCH
  2. PLANETARY GEAR
  3. HIDRAULIC UNIT
  4. APPLY DEVICE

BAGIAN PLANETARY GEAR =

  1. RING GEAR
  2. PLANETARY GEAR
  3. CARRIER
  4. SUN GEAR


Ingat, artikel di atas membahas transmisi otomatis tipe planetary gear bukan tipe CVT ya!
Semoga artikelnya membantu.